Minggu, 05 April 2009

SAP Al-Muhadatsah II

SAP (SATUAN ACARA PERKULIAHAN)

Nama Mata Kuliah : Al-Muhadatsah II

Bobot SKS : 2 (SKS)

Semester : IV (Empat)

Nama Dosen : Hazbini, Drs., M.Ag.

No.

Pokok Bahasan/Sub-Pokok Bahasan

Kepustakaan

Ket.

1.

Pengantar :

- Kontrak Perkuliahan

- Ruang Lingkup Mata kuliah



2

Percakapan di Bioskop

BW (h. 102-105)

90 menit

3

Percakapan tentang Surat dari Bagdad

BW (h. 106-111)


4

Percakapan tentang Universitas al-Azhar

BW (h. 112-115)


5

Percakapan tentang Sepak Bola

BW (h. 116-119)


6

Percakapan tentang Pertambangan

BW (h. 120-125)


7

Percakapan di Stasiun Kereta Api

BW (h. 126-132)


8

Percakapan tentang Uksor dan Aswan

BW (h. 133-137)


9

UJIAN TENGAH SEMESTER



10

Percakapan tentang Libanon

BW (h. 138-143)


11

Percakapan di Barber Shop

BW (h. 144-147)


12

Percakapan tentang Cerita dari Arab

BW (h. 148-151)


13

Percakapan tentang Persiapan Perjalanan

BW (h. 152-157)


13

Percakapan tentang Hari Raya

BW (h. 158-161)


14

Percakapan tentang Hari Bahagia

BW (h. 162-167)


15

Percakapan tentang Perpisahan

BW (h. 168-173)


16

UJIAN TENGAH SEMESTER



Kepustakaan:

1. BW : Mahalli, Fuad, 1990. Durus Fi al-Arabiah, London : Linguaphone Institute Limited.

2. BA : Shini, Ismail, 1988. al-‘Arabiah Li al-Nasyi’in, Saudi Arabia : Universitas Ibn Sa’ud.

Jatinangor, Nopember 2007


Dosen Mata kuliah,
Hazbini, Drs., M.Ag.
NIP 131 687 148

13 komentar:

  1. lapor pak saya ari ilham,
    ini nama palsu saya
    npm saya 180910070007

    1)
    1. An naqdu-atanaqaad-walintiqaad memisahkan uang dirham dan mengeluarkan yang palsu darinya
    2. Kebalikan dari penundaan pembayaran
    3. Pemisah uang dirham dan sejenisnya
    4. Memberikan kritik
    5. Timbangan uang dirham
    6. Merampas yang terlihat seperti barang
    7. Sengatan ular
    2) cerminan kebenaran yang mereflesikan aspek-aspek keindahan dalam karya sastra
    Seruan kebenaran sesungguhnya yang ada dalam diri kita
    3) adapun berita mengenai kritik syair yang pertama kali sampai adalah mengenai kisah Ummu jundub yang mengkritik syair Umrul Qays ketrika Umrul Qays beradu syair dengan Alqamah
    Pada abad kedua kritik lebih terfokus pada pengkodifikasian syair
    Pada abad ketiga kritik yang terjadi adalah dari al-bukhturi terhadap abul abbas ats-tsa’lab
    4) pada zaman jahiliyah orientasi kritik syair lebih kepada untuk kesombongan dan pada bahasa, uslub dan makna, dan arudhi.
    Pada zaman islam kritik syair orientasinya pada pengkodifikasian syair antara yang sahih dan tidak
    5) Tidak setuju,hal ini dapat dilihat dari kisah Ummu Jundub, dimana Ummu Jundub dapat menjelaskan alasan-alasan kritiknya terhadap Umrul Qays, hal ini menunjukkan bahwa kritik yang terjadi menggunakan aktivitas berfikir bukan spontanitas
    6) seiring dengan menyebarnya islam dan meluasnya ekuasaan maka para khalifah sebagai pemimpin tertinggi dunia islam sangat memperhatikan aspek kebudayaan arab seperti syair dan satra sehingga mereka memberikan upah maupun hadiah kepada para ahli syair dan sastra yang mengkodifikasikan syair terdahulu agar tidak punah. Akhirnya para ahli tersebut terfokus dalam hal ini untuk mendapatkan harta dari para khalifah

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. npm 180910070005

    Muhammad Hudapitra
    180910070005
    Naqdul Adab
    1. Jelaskan makna lughowi/etimologis kata naqd? Berdasarkan kamus lisanul arab dan al muhit.
    2. Jelaskan makna istilahi naqdul adab dan tunjukkan referensinya.
    3. Bagaimana kritik syair sepanjang sejarah kritik sastra arab? Jelaskan.
    4. Sebutkan perbedaan orientasi kritik sastra arab pada masa jahiliyah dan masa sadrul islam?
    5. Apa pendapat anda tentang pernyataan bahwa kitik sastra arab pada masa jahiliyah bersifat fitri/spontanitas?
    6. Sebutkan pengaruh islam terhadap orientasi pada kritik dan sastrawan arab?
    Jawabannya
    1. -An naqdu-atanaqaad-walintiqaad memisahkan uang dirham dan mengeluarkan yang palsu darinya (lisanul arab)
    Al Muhit
    -Kebalikan dari penundaan pembayaran
    -Pemisah uang dirham dan sejenisnya
    -Memberikan kritik
    -Timbangan uang dirham
    -Merampas yang terlihat seperti barang
    -Sengatan ular
    2. Kritik adalah cermin yang merefleksikan pada sebuah karya sastra antara yang baik dan buruk. Usulul naqd arab
    3. Pada zaman jahiliyah, kritik sudah terjadi. Oleh karenanya muncullah 7 mualaqat yang terkenal. Munculnya mualaqat ini adalah karena adanya criteria-kriteria khusus pada sebuah syair arab. Dan criteria ini muncul karena kritik. Tapi pada masa jahiliyah standar baku kritik belum terpenuhi kecuali hanya dengan pengalaman.
    Pada abad kedua, kritik syair lebih terfokus pada pengkodifikasian syair-syair arab lama.
    Pada abad ke 3 kata kritik dipakai oleh al bukhturi terhadap abul abbas ats-tsa’labi
    Pada abad modern, kritik syair sudah memiliki kaidah yang baku dan tertulis. Sehingga menjadi pedoman bagi para kritikus untuk mengkritik suatu syair.
    4. Orientasi kritik sastra pada masa jahiliyah,
    - Dari sisi bahasa
    Orang arab sangat erat hubungannya dengan rahasia bahasanya. Dia sangat memahami arti dan makna secara objektif. Apabila seorang penyair menggunakan kata-kata yang jauh maknanya dan menggunakan kata-kata yang bukan pada tempatnya, orang akan akan langsung memprotesnya. Sebagaimana dilakukan oleh ibnu Abdi mencela al Mursyid ketika mendiskripsikan istanwako jamal.
    - Makna dan uslub
    Kalau orang arab sangat ketat dengan bahasanya berjalan dalam penggunaannya dengan keasliannya. Bahasa ada sebagai ekspresi pengucapnya, apabila kesesuain kata dan arti dicapai berarti dia benar. Sedangkan apabila kandungan makna dengan pengungkapan kata itu jauh dari maksudnya orang arab tidak membenarkannya.
    - Arudhi
    Berkaitan dengan bunyi dan suara dalam syair.
    Sedangkan pada masa islam, yang banyak dilakukan adalah mengkodifikasi syair-syair lama. Apakah syair tersebut shahih atau tidak shahih.
    5. Setuju, karena kritik adalah sesuatu yang alami pada diri manusia, selain itu kritik pada masa jahiliyah belum mempunyai patokan tertulis yang jelas. Dan kritik yang bagus hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman sangat pada syair arab masa itu.
    6. Pada masa islam terutama dinasti Abbasiyah, kritik syair sangat diperhatikan. Dimana para khalifah memberikan pekerjaan khusus kepada para sastrawan dalam mencipta syair. Tetapi pada masa ini para sastrawan tidak lagi menjadi seorang yang kreatif dalam membuat syair. Karena mereka lebih cenderung untuk memodifikasi syair-syair lama. Kenapa? Karena mereka telah senang dengan kemewahan yang didapaatnya oleh syair-syair terebut.

    BalasHapus
  4. nama : Reni S
    NPM : 180910070002

    MUHADASAH...

    1. النملة الكريمة
    2. ست شحسيات
    3. الشتاء
    4. تلْعَبانِ
    5. جَرَفَتْهُ مِياهُ الأمْطارِ
    6. لأنَّ الأمْطارَ كانَتْ تَهْطِلُ بِغَزارَةٍ
    7. لأنَّ جارَتَها ادَّعَتْ أَنَّ لَيْسَ لَدَيْها طَعام
    8. لِجارَتِها
    9. صَبَرَتْ حَتّى انْقَطَعَ الْمَطَرُ ثُمَّ خَرَجَتْ تَجْمَعُ الطَّعامَ وَحْدَها
    10. لمْ تَطْلُبِ الْمُساعَدَةَ مِنْ أَحَدٍ
    11. طَيِّبَةٌ ، كَريمَةٌ ، مُجْتَهِدَةٌ، صابِرَةٌ ، مُؤْمِنَةٌ ، صادِقَةٌ ، تُحِبُّ غَيْرَها
    12. بَخيلَةٌ، كاذِبَةٌ ، تُحِبُّ نَفْسَها
    13. دَرْسًا في الْكَرَمِ وَالْعَطاءِ وَحُبِّ الْغَيْر.

    BalasHapus
  5. Feti fatimatuzzahra
    180910070044

    Muhadasah semut

    1. النملة الكريمة
    2. ست شحسيات
    3. الشتاء
    4. تلْعَبانِ
    5. جَرَفَتْهُ مِياهُ الأمْطارِ
    6. لأنَّ الأمْطارَ كانَتْ تَهْطِلُ بِغَزارَةٍ
    7. لأنَّ جارَتَها ادَّعَتْ أَنَّ لَيْسَ لَدَيْها طَعام
    8. لِجارَتِها
    9. صَبَرَتْ حَتّى انْقَطَعَ الْمَطَرُ ثُمَّ خَرَجَتْ تَجْمَعُ الطَّعامَ وَحْدَها
    10. لمْ تَطْلُبِ الْمُساعَدَةَ مِنْ أَحَدٍ
    11. طَيِّبَةٌ ، كَريمَةٌ ، مُجْتَهِدَةٌ، صابِرَةٌ ، مُؤْمِنَةٌ ، صادِقَةٌ ، تُحِبُّ غَيْرَها
    12. بَخيلَةٌ، كاذِبَةٌ ، تُحِبُّ نَفْسَها
    13. دَرْسًا في الْكَرَمِ وَالْعَطاءِ وَحُبِّ الْغَيْر.

    BalasHapus
  6. Nama: Evi L.
    NPM: 180910070053

    Muhadasah

    1. النملة الكريمة
    2. ست شحسيات
    3. الشتاء
    4. تلْعَبانِ
    5. جَرَفَتْهُ مِياهُ الأمْطارِ
    6. لأنَّ الأمْطارَ كانَتْ تَهْطِلُ بِغَزارَةٍ
    7. لأنَّ جارَتَها ادَّعَتْ أَنَّ لَيْسَ لَدَيْها طَعام
    8. لِجارَتِها
    9. صَبَرَتْ حَتّى انْقَطَعَ الْمَطَرُ ثُمَّ خَرَجَتْ تَجْمَعُ الطَّعامَ وَحْدَها
    10. لمْ تَطْلُبِ الْمُساعَدَةَ مِنْ أَحَدٍ
    11. طَيِّبَةٌ ، كَريمَةٌ ، مُجْتَهِدَةٌ، صابِرَةٌ ، مُؤْمِنَةٌ ، صادِقَةٌ ، تُحِبُّ غَيْرَها
    12. بَخيلَةٌ، كاذِبَةٌ ، تُحِبُّ نَفْسَها
    13. دَرْسًا في الْكَرَمِ وَالْعَطاءِ وَحُبِّ الْغَيْر.

    BalasHapus
  7. Muhammad Hudapitra
    180910070005

    'kemana aja pak? '

    ini pak saya kirimkan tugas muhadasah yang semut itu..

    1. النملة الكريمة
    2. ست شحسيات
    3. الشتاء
    4. تلْعَبانِ
    5. جَرَفَتْهُ مِياهُ الأمْطارِ
    6. لأنَّ الأمْطارَ كانَتْ تَهْطِلُ بِغَزارَةٍ
    7. لأنَّ جارَتَها ادَّعَتْ أَنَّ لَيْسَ لَدَيْها طَعام
    8. لِجارَتِها
    9. صَبَرَتْ حَتّى انْقَطَعَ الْمَطَرُ ثُمَّ خَرَجَتْ تَجْمَعُ الطَّعامَ وَحْدَها
    10. لمْ تَطْلُبِ الْمُساعَدَةَ مِنْ أَحَدٍ
    11. طَيِّبَةٌ ، كَريمَةٌ ، مُجْتَهِدَةٌ، صابِرَةٌ ، مُؤْمِنَةٌ ، صادِقَةٌ ، تُحِبُّ غَيْرَها
    12. بَخيلَةٌ، كاذِبَةٌ ، تُحِبُّ نَفْسَها
    13. دَرْسًا في الْكَرَمِ وَالْعَطاءِ وَحُبِّ الْغَيْر.

    BalasHapus
  8. assalam.bapak, maaf, yg tugas di atas, salah kirim...
    itu, tugas muhadatsah yang tamrin an namlah karimah

    BalasHapus
  9. :الْعُنْوانُ الْمُلائِمُ لهذِهِ الْقِصَّةِ هُوَ-1
    النَّمْلَةُ الْكَريمَةُ

    :عَدَدُ الشَّخْصِياتِ الْوارِدَةِ في الْقِصَّةِ هُوَ-2
    سِتُّ شَخْصِيّاتٍ

    :حَدَثَتِ الْقِصَّةُ في فَصْلِ -3
    الشِّتاءِ

    كانَتِ النَّمْلَتانِ الصَّغيرَتانِ في بِدايَةِ الْقِصَّةِ -4

    تَلْعَبانِ

    :أَيْنَ ذَهَبَ طَعامُ النَّمْلَةِ الأولى؟ -5

    جَرَفَتْهُ مِياهُ الأمْطارِ.



    :لِماذا رَجَعَتِ النَّمْلَةُ إِلى صِغارِها مِنْ دونِ طَعامٍ في الْمَرَّةِ الأولى؟ -6

    لأنَّ الأمْطارَ كانَتْ تَهْطِلُ بِغَزارَةٍ

    لِماذا رَجَعَتِ النَّمْلَةُ إِلى صِغارِها مِنْ دونِ طَعامٍ في الْمَرَّةِ الثّانِيَةِ؟ -7

    لأنَّ جارَتَها ادَّعَتْ أَنَّ لَيْسَ لَدَيْها طَعام


    لِمَنْ تَوَجَّهَتِ النَّمْلَةُ الأولى في طَلَبِ الْمُساعَدَةِ؟ -8

    لِجارَتِها

    كَيْفَ حَلَّتِ النَّمْلَةُ الأولى مُشْكِلَتْها؟ -9
    صَبَرَتْ حَتّى انْقَطَعَ الْمَطَرُ ثُمَّ خَرَجَتْ تَجْمَعُ الطَّعامَ وَحْدَها

    في نِهايَةِ الْقِصَّةِ لَمْ يَعُدْ لِلنَّمْلَةِ الثّانِيَةِ طَعامٌ، فَلِمَنْ تَوَجَّهَتْ لِلْمُساعَدَةِ؟ -10
    لَمْ تَطْلُبِ الْمُساعَدَةَ مِنْ أَحَدٍ


    يُمْكِنُنَا أَنْ نَصِفَ النَّمْلَةَ الأولى بِأَنَّها -11
    ,طَيِّبَةٌ,كَريمَةٌ, مُجْتَهِدَةٌ, صابِرَةٌ, مُؤْمِنَةٌ, صادِقَةٌ, تُحِبُّ غَيْرَها




    يُمْكِنُنَا أَنْ نَصِفَ النَّمْلَةَ الثّانِيَةَ بِأَنَّها-12
    خَبيثَةٌ,بَخيلَةٌ, تُحِبُّ نَفْسَها


    ما هُوَ الدَّرْس الّذي تَعَلَّمْتَهُ مِنْ هذِهِ الْقِصَّةَ؟-13
    دَرْسًا في الْكَرَمِ وَالْعَطاءِ وَحُبِّ الْغَيْر

    BalasHapus
  10. dian perdana
    180910070033
    naqdul adab



    Jawabannya
    1. -An naqdu-atanaqaad-walintiqaad memisahkan uang dirham dan mengeluarkan yang palsu darinya (lisanul arab)
    Al Muhit
    -Kebalikan dari penundaan pembayaran
    -Pemisah uang dirham dan sejenisnya
    -Memberikan kritik
    -Timbangan uang dirham
    -Merampas yang terlihat seperti barang
    -Sengatan ular
    2. Kritik adalah suatu cerminan yang sangat spontan yang harus dilakukan atu ditujukan pada sebuah karya sastra antara yang baik dan buruk. Usulul naqd arab
    3.kritik memang sudah ada dari zaman sebelum shadril islam khususnya Pada zaman jahiliyah, kritik sudah terjadi. Oleh karenanya muncullah 7 mualaqat yang terkenal. Munculnya mualaqat ini adalah karena adanya criteria-kriteria khusus pada sebuah syair arab. Dan criteria ini muncul karena kritik. Tapi pada masa jahiliyah standar baku kritik belum terpenuhi kecuali hanya dengan pengalaman.
    Pada abad kedua, kritik syair lebih terfokus pada pengkodifikasian syair-syair arab lama.
    Pada abad ke 3 kata kritik dipakai oleh al bukhturi terhadap abul abbas ats-tsa’labi
    Pada abad modern, kritik syair sudah memiliki kaidah yang baku dan tertulis. Sehingga menjadi pedoman bagi para kritikus untuk mengkritik suatu syair.
    4.Bahasa Arab adalah bahasa yang kaya akan makna, semua orang pun tau akan itu bahkan seorang peneliti pun tak sanggup untuk mencari-cari rumus atau cara agar mendapatkan arti yang cocok karena satu kata bahasa arab adalah beribu-ribu makna sengan bahasa lain.
    Orientasi kritik sastra pada masa jahiliyah,
    - Dari sisi bahasa
    Orang arab sangat erat hubungannya dengan rahasia bahasanya. Dia sangat memahami arti dan makna secara objektif. Apabila seorang penyair menggunakan kata-kata yang jauh maknanya dan menggunakan kata-kata yang bukan pada tempatnya, orang akan akan langsung memprotesnya. Sebagaimana dilakukan oleh ibnu Abdi mencela al Mursyid ketika mendiskripsikan istanwako jamal.
    - Makna dan uslub
    Kalau orang arab sangat ketat dengan bahasanya berjalan dalam penggunaannya dengan keasliannya. Bahasa ada sebagai ekspresi pengucapnya, apabila kesesuain kata dan arti dicapai berarti dia benar. Sedangkan apabila kandungan makna dengan pengungkapan kata itu jauh dari maksudnya orang arab tidak membenarkannya.
    - Arudhi
    Berkaitan dengan bunyi,fon dan suara dalam syair.
    sedangkan pada masa itu hampir tidak ada karena mereka hanyalah meniru dan menjiplak syair-syair lama.
    . Apakah syair tersebut shahih atau tidak shahih.
    5. Setuju, karena kritik adalah sesuatu yang alami dan memang harus ada karena dengan adanya kritik akan membangun dan akan slalu dan terus berprestasi sedangkan pada masa jahiliyah adlah masa dimana mereka itu terkekang dan tidak bisa mengungkapkannya secara kritis pada zaman sekarang.
    6.pengaruhnya adalah sangat penting karena pada masa ke khalifahan banyak yang mendapatka ujroh dengan melestarikan syair-syair lama agar tidak hilang akan tetapi sayangnya mereka menyalah gunakan itu dengan meniru atau memodifikasi syair-syair lama karena dengan melestarikannya saja mereka sudah goni dan tajir nah ini sangatlah disayangkan terhadap para syuaroo pada zaman tersebut.

    BalasHapus
  11. dian perdana
    180910070033
    pa nin tugasna annamlah alkariimah

    1. النملة الكريمة
    2. ست شحسيات
    3. الشتاء
    4. تلْعَبانِ
    5. جَرَفَتْهُ مِياهُ الأمْطارِ
    6. لأنَّ الأمْطارَ كانَتْ تَهْطِلُ بِغَزارَةٍ
    7. لأنَّ جارَتَها ادَّعَتْ أَنَّ لَيْسَ لَدَيْها طَعام
    8. لِجارَتِها
    9. صَبَرَتْ حَتّى انْقَطَعَ الْمَطَرُ ثُمَّ خَرَجَتْ تَجْمَعُ الطَّعامَ وَحْدَها
    10. لمْ تَطْلُبِ الْمُساعَدَةَ مِنْ أَحَدٍ
    11. طَيِّبَةٌ ، كَريمَةٌ ، مُجْتَهِدَةٌ، صابِرَةٌ ، مُؤْمِنَةٌ ، صادِقَةٌ ، تُحِبُّ غَيْرَها
    12. بَخيلَةٌ، كاذِبَةٌ ، تُحِبُّ نَفْسَها
    13. دَرْسًا في الْكَرَمِ وَالْعَطاءِ وَحُبِّ الْغَيْر

    BalasHapus
  12. Nama : Linda Haryono
    NPM : 180910070039

    MUHADASAH II....

    ١ .النملة الكريمة
    ٢ .ست شخصيات
    ٣. الشتاء
    ٤. تلْعَبانِ
    ٥. جَرَفَتْهُ مِياهُ الأمْطارِ
    ٦. لأنَّ الأمْطارَ كانَتْ تَهْطِلُ بِغَزارَةٍ
    ٧. لأنَّ جارَتَها ادَّعَتْ أَنَّ لَيْسَ لَدَيْها طَعام
    ٨. لِجارَتِها
    ٩. صَبَرَتْ حَتّى انْقَطَعَ الْمَطَرُ ثُمَّ خَرَجَتْ تَجْمَعُ الطَّعامَ وَحْدَها
    ١٠. لمْ تَطْلُبِ الْمُساعَدَةَ مِنْ أَحَدٍ
    ١١. طَيِّبَةٌ ، كَريمَةٌ ، مُجْتَهِدَةٌ، صابِرَةٌ ، مُؤْمِنَةٌ ، صادِقَةٌ ، تُحِبُّ غَيْرَها
    ٢١. بَخيلَةٌ، كاذِبَةٌ ، تُحِبُّ نَفْسَها
    ٣١. دَرْسًا في الْكَرَمِ وَالْعَطاءِ وَحُبِّ الْغَيْر.

    BalasHapus
  13. Nama : fathoni akbar
    NPM : 180910070019

    MUHADASAH II....

    ١ .النملة الكريمة
    ٢ .ست شخصيات
    ٣. الشتاء
    ٤. تلْعَبانِ
    ٥. جَرَفَتْهُ مِياهُ الأمْطارِ
    ٦. لأنَّ الأمْطارَ كانَتْ تَهْطِلُ بِغَزارَةٍ
    ٧. لأنَّ جارَتَها ادَّعَتْ أَنَّ لَيْسَ لَدَيْها طَعام
    ٨. لِجارَتِها
    ٩. صَبَرَتْ حَتّى انْقَطَعَ الْمَطَرُ ثُمَّ خَرَجَتْ تَجْمَعُ الطَّعامَ وَحْدَها
    ١٠. لمْ تَطْلُبِ الْمُساعَدَةَ مِنْ أَحَدٍ
    ١١. طَيِّبَةٌ ، كَريمَةٌ ، مُجْتَهِدَةٌ، صابِرَةٌ ، مُؤْمِنَةٌ ، صادِقَةٌ ، تُحِبُّ غَيْرَها
    ٢١. بَخيلَةٌ، كاذِبَةٌ ، تُحِبُّ نَفْسَها
    ٣١. دَرْسًا في الْكَرَمِ وَالْعَطاءِ وَحُبِّ الْغَيْر.

    BalasHapus